Peran Pemerintah Desa dalam Pelestarian Budaya Tenun di Desa Pringgasela Selatan Lombok Timur
Keywords:
peran pemerintah desa,, melestarikan,budaya lokalAbstract
Tenun tradisional merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan ekonomi bagi masyarakat Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Namun, keberlanjutan budaya menenun menghadapi tantangan akibat perkembangan zaman, perubahan gaya hidup, dan minimnya regenerasi penenun muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam mempertahankan dan melestarikan budaya tenun di desa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran strategis dalam pelestarian budaya tenun melalui berbagai program, seperti pelatihan menenun bagi generasi muda, penyediaan akses pasar bagi produk tenun, serta kerja sama dengan pihak eksternal untuk mendukung promosi dan pemasaran. Selain itu, dukungan regulasi dan kebijakan desa turut membantu dalam menjaga keberlanjutan industri tenun lokal. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait sangat penting dalam upaya pelestarian budaya tenun. Diperlukan inovasi dan kebijakan berkelanjutan agar budaya menenun tetap menjadi identitas dan sumber ekonomi bagi masyarakat Desa Pringgasela Selatan.
